Rabu, 25 April 18

PKPI Laporkan Komisioner KPU ke Polisi

PKPI Laporkan Komisioner KPU ke Polisi
* Kuasa Hukum PKPI melaporkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari ke Polda Metro Jaya, Senin (16/4/2018). (foto: viva.co)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kuasa hukum Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshori Saleh, yakni Reinhard Halomoan, melaporkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari ke Polda Metro Jaya, Senin (16/4/2018).

“Saya dapat kuasa dari Sekjen PKPI melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asy’ari atas nama pribadi,” ujar Reinhard.

Reinhard melaporkan Hasyim karena menyebut PKPI bisa gugur menjadi peserta pemilu jika KPU melakukan upaya banding atau Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sedangkan dalam putusan PTUN, PKPI dinyatakan menang melawan KPU. Hasyim mengutarakan kepada media usai penyerahan SK dan pemberian nomor urut terhadap PKPI di kantor KPU pada Jumat 13 April lalu.

Menanggapi laporan tersebut, Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan, mengatakan apa yang disampaikan Hasyim mengenai rencana menindaklanjuti putusan PTUN sudah sesuai kesepakatan di rapat pleno KPU RI.

Lembaga penyelenggara pemilu itu memproses dugaan pelanggaran kode etik majelis hakim PTUN ke Komisi Yudisial (KY) dan rencana mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA).

“Kami berpandangan begini pak ketua, pak Hasyim atau siapapun anggota KPU, itu menyampaikan atas keputusan rapat pleno. Jadi tujuh anggota KPU RI akan ikut bertanggung jawab,” tutur Wahyu, ditemui di kompleks parlemen.

Saat membuat keputusan melalui rapat pleno, dia menjelaskan, pihaknya mempertimbangkan akan melaporkan dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim PTUN DKI Jakarta.

Sementara itu, mengenai PK akan melakukan kajian terlebih dahulu. “Jadi, kami belum memutuskan akan melaporkan dugaan pelanggaran kode etik atau tidak. Kami baru mempertimbangkan melaporkan. Jadi belum melaporkan. Tindak lanjut atas pertimbangan itu apa? Kami akan membuat kajian, kami akan berkonsultasi dengan KY,” kata dia. (Poy)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *