Jumat, 25 Mei 18

Kronologi Penyerangan Teroris di Polda Riau

Kronologi Penyerangan Teroris di Polda Riau
* Pos penjagaan yang diserang pelaku teror di Polda Riau.

Pekanbaru, Obsessionnews.com – Indonesia belum sepenuhnya aman dengan aksi terorisme. Setelah tiga kali beruntun di Surabaya, aksi teror kembali terjadi di Polda Riau. Para pelaku menggunakan mobil dan menyerang polisi dengan pedang secara membabi buta pada Rabu (16/5/2018).

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan, bahwa peristiwa ini bermula dari datangnya sebuah mobil Avanza berwarna putih yang hendak menerobos masuk di pintu gerbang masuk Mapolda Riau. Saat dilakukan penghadangan, pelaku justru menabrak polisi.

“Jadi mobil itu masuk, lalu 4 orang turun dengan menggunakan pedang. Mobil jalan lalu keluar dan kemudian ditinggal. Tersangka melarikan diri dan kami sedang melakukan pengejaran,” tuturnya ketika diwawancarai oleh TVOne.

Akibat peristiwa ini, 4 orang menjadi korban, satu polisi tewas dan 3 orang lainnya luka-luka, termasuk jurnalis dari TVone. “Empat orang gunakan pedang tajam, sudah disiapkan, betul-betul tajam. Dua anggota kena tebas di leher, alhamdulillah selamat. Satu kena di tangan, satu luka ringan dari reporter TV One dan satu orang anggota saya ditabrak dan pada saat dibawa ke RS dalam kondisi luka berat dan baru saja meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyampaikan hal serupa. Menurut dia, para pelaku yang berjumlah 4 orang menyerang polisi dengan pedang. Mereka turun dari mobil dan langsung menghantam polisi.

“Saat masuk dihalangi Polda Riau kemudian turun dari mobil orang-orang yang tak dikenal tersebut. Ada 4 orang kemudian menyerang anggota menggunakan pedang atau senjata tajam yang mengakibatkan 2 anggota polri luka-luka,” tuturnya dalam keterangan pers di Mabes Polri.

Polisi kemudian mengambil tindakan penembakan kepada para pelaku. Satu orang lari. “Kemudian sekelompok orang tak dikenal tersebut dilumpuhkan dengan melakukan penembakan dan 4 orang tewas. Satu orang melarikan diri dengan mobil dan menabrak anggota yang bertugas hingga akhirnya gugur. Dan kemudian menyenggol wartawan TV One Rian Rahmat,” tambah Setyo. (Albar)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *