Rabu, 15 Agustus 18

Ketua Komisi I DPR Berharap Jokowi Bersikap Tegas terhadap Staquf!

Ketua Komisi I DPR Berharap Jokowi Bersikap Tegas terhadap Staquf!
* Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Yahya Cholil Staquf menjadi pembicaraan bukan karena prestasi, tapi karena arogansi dirinya yang datang ke Israel, dengan alasan memenuhi undangan konferensi hubungan Yahudi-Amerika di Yerusalem Palestina. Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menilai Staquf secara langsung atau tidak langsung telah merusak jalan diplomasi Palestina yang telah ditempuh oleh Indonesia sejak lama.

Kharismengatakan Indonesia baru saja mendapat amanah terpilih menjadi salah satu anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB. “Belum sempat bekerja kita dibuat malu di depan dunia internasional dengan arogansi seorang Staquf yang notabene anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang menghadiri konferensi Yahudi di Israel,” tandas Kharis dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Rabu (13/6/2018) dini hari.

Ia berharap Presiden Jokowi bersikap tegas terhadap Staquf! Karena apa yang dilakukan Staquf tersebut telah menyakiti Palestina dan Indonesia, bahkan dunia Islam.

Anggota Legislatif asal PKS ini menegaskan kembali posisi Staquf yang tidak bisa begitu saja mengatasnamakan pribadi, namun secara pasti tidak dapat dilepaskan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).  Harus ada langkah tegas dari Istana, karena ini jelas membuat blunder diplomasi politik internasional yang kuat dan telah dibangun dalam membersamai Palestina.

“Istana harus jelaskan sejelas-jelasnya, di mana posisi Presiden Jokowi terhadap langkah Staquf. Sudah clear posisi kita bersama Palestina  jadi rusak karena nila setitik yang ditorehkan Staquf. Lihat reaksi Palestina melalui Fatah dan Hamas. Jelas ini blunder diplomasi dan ketidakmampuannya Istana menertibkan staf dan orang di sekelilingnya Presiden,” tegas Kharis.

Anggota DPR asal Solo, Jawa Tengah, ini juga mengingatkan hubungan diplomatik yang kuat dengan Palestina selama ini telah dilanjutkan dengan baik oleh pemerintahan Jokowi melalui langkah-langkah politik luar negeri yang terimplementasi dalam kebijakan kementerian luar negeri yang merupakan mitra kerja komisi 1 DPR RI.

“Setiap saat kita bicara Palestina dengan Ibu Menlu, ditegaskan dan diingatkan terus kepercayaan besar Palestina kepada Indonesia menjadi kunci Indonesia dipercaya oleh negara-negara muslim. Sehingga Indonesia  memegang posisi penting lobi di dunia internasional. Jangan sampai kepercayaan itu hilang  karena nila setitik tadi. Siapapun dan atas nama apapun seharusnya dia bisa menempatkan diri di mana dan kapan harus mengambil tindakan yang tepat terkait Palestina, apalagi di saat situasi di sana sedang memanas pasca tewasnya ratusan warga dan ribuan yang terluka di Gaza,” kata Kharis mengingatkan. (arh)

 

Baca Juga:

Staquf Tak Wakili Pemerintah, Menlu Tegaskan Indonesia Konsisten Dukung Palestina

M Nuruzzaman Mundur dari Gerindra, Ini Suratnya yang Ditujukan ke Prabowo

DK PBB Jadi Pintu Masuk Indonesia Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

FOTO Bantuan Bukber Parmusi di Palestina

Kurma dan Zaitun Asal Palestina Bebas Bea Masuk

Lembaga Malaysia Kecam Pembantaian Warga Palestina

Pembantaian di Palestina Tragedi Besar Dunia Islam

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.